Dialog Dengan Penerima Manfaat BSPS, Mukhlis Basri: Bentuk Perjuangan dan Gotong Royong Kader PDI Perjuangan

Dialog Dengan Penerima Manfaat BSPS, Mukhlis Basri: Bentuk Perjuangan dan Gotong Royong Kader PDI Perjuangan

Mukhlis Basri menunjukkan perhatiannya kepada penerima manfaat program BSPS di Lampung Selatan. Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan berkunjung ke Desa Banjar Negeri di Kecamatan Natar untuk meninjau progres pengerjaan bedah rumah.

Kedatangan Mukhlis yang didampingi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lampung Selatan, Hendry Gunawan, ke sana untuk bertemu sekaligus berdialog dengan masyarakat penerima manfaat. Mukhlis memang menaruh perhatian di Desa Banjar Negeri karena penerimanya lumayan banyak.

Data yang diterima radarlamsel.co.id, Kecamatan Natar mendapat bantuan dari program BSPS untuk 61 rumah. Desa Banjar Negeri mendapat bagian 17 bantuan. Tahap pembangunan rumah tidak layak huni di desa itu sudah mencapai 80 persen, dan ditarget rampung dalam 10 hari ke depan.

Dalam perbincangan singkat dengan penerima, Mukhlis Basri dibanjiri ucapan terima kasih. Masyarakat menilai program hasil aspirasi dari Ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Marga Agung itu membawa banyak manfaat, dan dampak besar bagi kehidupan masyarakat.

“Ini salah satu bentuk dari kepedulian, perhatian, dan juga perjuangan kader-kader PDI Perjuangan kepada masyarakat,” kata Mukhlis Basri.

Mukhlis Basri mengatakan bahwa kader PDI Perjuangan berkomitmen bergotong royong dalam mengajukan, dan mengawal setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat di daerah pemilihannya (dapil). Menurut Mukhlis Basri, tugasnya sebagai wakil rakyat harus memastikan program Presiden Prabowo itu sampai ke tangan wong cilik.

“Saya hanya mengawal usulan dan memastikan program tersebut sampai pada bapak, dan ibu yang berhak menerimanya dengan kriteria, syarat dan ketentuan, sehingga tepat sasaran,” katanya.

Dia mengatakan bahwa proses pengusulan dan pelaksanaan program harus tetap memperhatikan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, penerima bantuan merupakan masyarakat yang memenuhi kriteria dan bantuan dapat disalurkan sesuai dengan tujuan program.

Mukhlis juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan. Menurutnya, peninjauan secara langsung diperlukan untuk mengetahui sejauh mana pekerjaan telah berjalan sekaligus memastikan adanya perkembangan yang sesuai dengan rencana.

Unsur pelaksana dan pendamping program, yakni Erwin Iksan, S.T., M.T., selaku PPK Delineasi Pesisir; Danny Mulyadi, S.T., dan Ryan Agusta selaku PIC Kabupaten Lampung Selatan; Toga Asmarantaka, S.T., selaku TA Delineasi Pesisir; serta R. Nofan Hendra A., S.T., selaku Korkab Lampung Selatan. (*)